Loading...

Contoh Pelanggaran HAM (Perempuan, Anak, Aparat, SARA, Perusahaan)

Penyebab Timbulnya Pelanggaran HAM - Pelanggaran HAM tidak hanya mencakup perilaku pelanggaran pihak penguasa terhadap rakyat namun bisa terjadi pada siapapun yang melakukan tindakan penghakiman pada pihak lain secara paksa, yang bisa menimbulkan kerugian pihak lain, baik yang dilakukan pemerintah, penguasa, majikan, maupun masyarakat umum. Saat ini sudah ada undang-undang yang memberikan perlindungan normatif atas HAM, namun kasus pelanggaran HAM dan kekerasan masih sering terjadi.

Baca: Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM)

Guru besar Fisipol UGM Prof. Dr. Mohtar Mas'oed menyatakan bahwa timbulnya pelanggaran yang seringkali terjadi dikarenakan pola pikir pemerintah yang berorientasi pada upaya untuk mengumpulkan dan mengakumulasikan kapital. Dampaknya, dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi berefek pada timbulnya ketimpangan sosial dan politik, kemudian lahir kesenjangan di tengah kehidupan masyarakat yang kemudian memicu timbulnya ketegangan dan tindak kekerasan oleh masyarakat negara.


Beberapa contoh kategori pelanggaran HAM, antara lain:

a. Pelanggaran HAM terhadap perempuan

Kasus kekerasan yang dilakukan terhadap perempuan dan biasanya dilakukan oleh suami terhadap istri dan kasus ini terus meningkat dari tahun ke tahun seperti yang tercatat di Komnas Perempuan (KP) bahwa kasus ini pada tahun 2010 ada 105 kasus. Kemudian pada tahun 2011 baik menjadi 195 kasus. Dari semua kasus itu berdasarkan laporan dan tentu saja masih banyak kasus lain yang belum diketahui.

b. Pelanggaran HAM terhadap anak

Sebagaimana kita tahu bahwa Hak Asasi Manusia berlaku pada setiap orang (individu) seperti hak untuk hidup, hak hidup damai, hak hidup lebih baik dan sebagainya. Karena pentingnya Hak Asasi pada setiap manusia manusia maka HAM mulaimendapat perlindungan di setiap negara di dunia termasuk di Indonesia. Salah satu pelanggaran HAM yang seringkali terjadi adalah tindakan kekerasan terhadap anak, seperti aborsi, pemukulan (penganiayaan), pembuangan anak (bayi), serta berbagai pelanggaran HAM anak lainnya.

c. Contoh Kasus Pelanggaran HAM yang dilakukan aparat/pemerintah

Kasus ini sering kita temui di negara tercinta ini, terutama pada masa pemerintahan Orde Baru. Bahkan banyakkasus yang hingga sekarang masih membutuhkan penanganan dan belum terselesaikan.

Adapun contoh kasusu pelanggaran HAM yang melibatkan aparat/pemerintah antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Peristiwa G/30S PKI, peristiwa ini terjadi pada tahun 1965. Peristiwa ini ditandai dengan pembunuhan, penghilangan paksa, dan penangkapan anggota PKI yang melakukan kudeta gagak terhadap NKRI.
  2. Peristiwa Petrus, terjadi kejahatan terhadap kemanusiaan dalam peristiwa Penembakan Misterius (Petrus) pada tahun 1982-1985. Petrus ini dilakukan dalam upaya memberantas pelaku-pelaku kejahatan. Klasifikasi korban adalah orang yang dianggap sebagai pelaku kejahatan, residivis, dan diadukan sebagai penjahat. Petrus ini mengakibatkan terjadinya pembunuhan di luar proses hukum (extra judicial killing) dan dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran HAM berat. Wakil Ketua I Komnas HAM Stanley mengatakan, Komnas HAM yang melakukan penyelidikan, mengatakan terbukti ada serangan yang dilakukan sekelompok orang yang merupakan bagian dari aparat keamanan, dan terjadi secara meluas dan sistematis.
  3. Peristiwa Tanjung Priok, peristiwa ini terjadi pada tahun 1984. Peristiwa ini ditandai dengan penyerangan terhadap massa yang berunjuk rasa, dan penyelesaiannya sudah berlangsung di Pengadilan HAM ad hoc Jakarta pada tahun 2003 hingga 2004.
  4. Penculikan Aktivis, peristiwa ini terjadi pada tahun 1984-1998. Peristiwa ini ditandi dengan penghilangan secara paksa oleh pihak militer terhadap para aktivis pro-demokrasi. Penyelesaian kasus ini sudah dilaksanakan di Pengadilan Militer bagi pelaku lapangan.
  5. Penembakan Mahasiswa Trisakti, peristiwa ini terjadi pada tahun 1998. Peristiwa ini ditandai dengan penembakan aparat terhadap mahasiswa yang sedang berunjuk rasa. Penyelesaian kasus ini sudah dilaksanakan di Pengadilan Militer bagi pelaku lapangan.
  6. Kasus Timor-Timur Pasca Jajak Pendapat, peristiwa ini terjadi pada tahun 1999. Peristiwa ini ditandai dengan Agresi Militer dan penyelesaiannya sudah dilakukan di Pengadilan HAM ad hoc Jakarta pada tahun 2002 hingga 2003.
  7. Peristiwa Abepura, Papua, kasus pelanggaran HAM ini terjadi pada tahun 2000. Peristiwa ini ditandai dengan penyisiran secara membabi buta terhadap pelaku yang diduga menyerang Mapolsek Abepura. Penyelesaian kasus ini sudah dilakukan di Pnegadilan HAM di Makassar.
  8. Kasus Pembunuhan Munir, peristiwa ini terjadi setelah Munir meninggal pada tanggal 7 September 2004 di dalam pesawat Garuda Indonesia ketika ia sedang melakukan perjalanan menuju Amsterdam, Belanda. Banyak berita yang mengatakan bahwa Munir meninggal di pesawat karena dibunuh karena aktivitasnya di KONTRA. Pada tahun 2005, Pollycarpus Budihari Priyanto selaku Pilot Garuda Indonesia dijatuhi hukuman 14 tahun penjara karena terbukti terlibat dalam kasus pembunuhan Munir.

d. Kasus HAM melibatkan SARA

Kasus ini sering terjadi karena gesekan sensitif yang melibatkan suku, agama, rasa atau golongan. Masalah kecil pun jika melibatkan SARA dapat dengan cepat menyulut kerusuhan. Beberapa contoh buram kasus HAM berbau SARA untuk mengingarkan kita agar selalu menjaga keutuhan dan kerukunan antara lain:
  1. Peristiwa kerusuhan Ambon antara umat Islam dengan umat Kristiani
  2. Peristiwa kerusuhan Poso antara umat Islam dengan umat Kristiani.
  3. Peristiwa kerusuhan Sampit antar Suku Dayak dengan etnis Madura.

e. Kasus Pelangaran Pelangaran Hak Asasi Manusia (HAM) Perusahaan

Kasus ini juga sering terjadi meski tidak begitu tampak, namun tingkat pelanggaran yang dilakukan perusahaan tergolong tinggi seperti kasus agraria yang banyak menimbulkan korban jiwa. Contoh terbaru adalah kasus Mesuji Lampung, kasus perkebunan sawit Riau, dan beberapa kasus pemilik perkebunan dengan warga sekitar.
loading...

Share this

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Contoh Pelanggaran HAM (Perempuan, Anak, Aparat, SARA, Perusahaan)"

Post a Comment