5 Contoh Bentuk Tes Kebugaran Jasmani

Contoh atau Bentuk Tes Kebugaran Jasmani - Dalam materi pelajaran olahraga di sekolah atau Penjaskes, pastinya kita akan diajarkan apa yang namanya kebugaran Jasmani. Pada bab kebugaran jasmani kita banyak diajarkan mengenai beberapa tes atau olahraga yang akan membuat jasmani maupun rohani menjadi sehat. Selain itu pada setiap tes kebugaran jasmani memiliki manfaat tertentu, seperti tes lari bolak-balik yang akan memperkuat kekuatan kaki, serta melatih kelincahan. Lalu apa saja bentuk tes kebugaran jasmani yang umum dilakukan di sekolah, berikut diantaranya.

Bentuk-Bentuk Tes Kebugaran Jasmani

1. Tes Lari Bolak-Balik
  • Tujuan: Mengukur Kelincahan
  • Perlengkapan: Lintasan dasar tidak licin berjarak 5 m, kedua ujungnya dibatasi oleh garis lurus, pada setiap garis diletakkan bola bernomor, dan stopwatch.
  • Pelaksanaan: Peserta berdiri di garis start. Setelah mendengar aba-aba "ya" segera berlari menuju garis batas dan mengambil sebuah bola bernomor. Selanjutnya membalikkantubuh dan berlari menuju ke garis batas untuk meletakkan bola bernomor yang dibawa untuk ditukarkan dengan bola bernomor yang lain. Ulangilah kembali hingga memperoleh jarak total 20 m.
  • Penilaian: Setiap menyentuh garis batas serta berhasil mengambil atau menukarkan bola, stopwatch dimatikan dan dicatat waktunya.

2. Tes Lompat Jauh Tanpa Awalan
  • Tujuan: Mengukur daya tahan ledak (explosive power)
  • Perlengkapan: Matras atau lantai datar, kapur untuk membuat garis awal, dan pita pengukur jarak.
  • Pelaksanaan: peserta dengan kaki sejajar selebar bahu berdiri di belakang garis awal, kemudian menekuk lutut, mengayun ke depan, selanjutnya melompat ke depan sejauh mungkin. Kesempatan melompat tiga kali.
  • Penilaian: Jarak terjauh dari tiga kali lompatan dirata-rata.

3. Tes Push-up
  • Tujuan: Mengukur daya tahan dan kekuatan otot lengan dan bahu.
  • Perlengkapan: Lantai yang rata menggunakan matras, stopwatch, dan alat tulis.
  • Pelaksanaan: Tidur telungkup, kedua lengan menumpu di lantai di samping dada. Luruskan lengan dan kepala. Bahu, punggung sampai kaki berada dalam satu garis. Turunkan punggung sampai dada menyentuh lantai kembali ke sikap awal. Gerakan ini dihitung satu gerakan.
  • Penilaian: Dalam waktu satu menit mendapatkan beberapa kali push-up, yang dicatat hanya gerakan yang benar.

4. Tes Sit-up
  • Tujuan: Mengukur data tahan dan kekuatan otot perut.
  • Perlengkapan: Lantai yang datar menggunakan matras, stopwatch, dan alat tulis.
  • Pelaksanaan: Peserta tidur terlentang dengan lutut ditekuk dan kedua kaki selebar kurang lebih 25 cm. Kedua jari-jari tangan dihubungkan dan ditelakkan di belakang kepala. Teman memegang kedua pergelangan kakinya dan menekan agar telapak kaki tetap melekat di lantai selama melakukan sit-up. Dari sikap awal ini dimulai gerakan sit-up dengan menyentuh siku kanan ke lutut kiri dan kemudian kembali ke sikap awal. Berikutnya, satu kiri disentuhkan ke lutut kanan.
  • Penilaian: jumlah sit-up yang benar dalam 1 menit yang tercatat.

5. Tes Lari Jarak Jauh 1 Kilometer (1.000 Meter)
  • Tujuan: Mengukur daya tahan jantung dan paru-paru.
  • Perlengkapan: Lapangan, bendera start, peluit, stopwatch, serta garis penanda start dan finish.
  • Pelaksanaan: Peserta berdiri di belakang garis start dan bersiap untuk berlari menggunakan start berdiri. Pada saat peluit ditiup, peserta segera berlari menempuh jarak yang ditentukan (1 km) sampai garis finish.
  • Penilaian: Waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak 1 km dicatat dengan stopwatch.

Nah itulah beberapa tes kebugaran jasmani yang umum dilakukan disekolahan, beserta tujuan, perlengkapan, pelaksanaan, dan penilaian setiap tes. Demikian artikel yang dapat saya bagikan dan semoga bermanfaat. 
Advertisement

Baca Juga :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Contoh Bentuk Tes Kebugaran Jasmani"

Post a Comment