Sejarah Singkat Lahirnya Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Lahirnya Politik Luar Negeri Bebas Aktif,- Peristiwa Internasional yang terjadi meletusnya Perang Dunia ke-2 pada tahun 1939 antara 2 Blok kekuatan, yait negara-ngara poros dengan negara-negara sekutu. Bagian dari Perang Dunia ke-2 yang terjadi di Asia dikenal dengan sebutan Perang Asia Timur Raya, yang berada di pihak Jepang, sehingga Jepang tidak membutuhkan waktu yang cukup banyak untuk menguasai hampir seluruh wilayah Asia Tenggara.

Kemudian, Angkatan Perang Amerika mulai menyerang secara besar-besaran ke arah Jepang. Pada tanggal 6 Agustus 1945, Amerika menyerang (membom) kota Hiroshima dan kemudian kembali membom di Nagasaki pada 3 hari setelah Hiroshima. Di antara kedua peristiwa tersebut, Uni Soviet menyatakan perang terhadap Jepang pada tangga 8 Agustus 1945. Akhirnya, Jepang menyerah tanpa syarat pada tanggal 15 Agustus 1945. Dengan menyerahnya Jepang, maka di Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan dan kesempatan ini digunakan untuk mempersiapkan kemerdekaan. Pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia menyatakan diri sebagai negara yang merdeka.

Sejak saat itu, muncul 2 kekuatan raksasa dunia, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet. Sering terjadi salah pendapat diantara kedua raksasa tersebut yang mengakibatkan terjadinya Perang Dingin. Pembagian dunia seolah-olah hanya terdiri dari 2 blok saja, menuntut seluruh negara untuk memilih salah satu dari blok tersebut.

Perkembangan selanjutnya, pemerintah Republik Indonesia mengalamai kesulitan. Oposisi dari FDR-PKI mengusulkan agar menyikapi pertentangan AS dengan Uni Soviet tersebut dengan cara RI memihak kepada Uni Soviet. Guna menyikapi usulan FDR-PKI, maka Moh. Hatta memberikan keterangannya di depan BP-KNIP tanggal 2 September 1948 mengemukakan pernyataan yang merupakan penjelasan tentang "Politik Bebas Aktif".
Advertisement

Baca Juga :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sejarah Singkat Lahirnya Politik Luar Negeri Bebas Aktif"

Post a Comment