Kepercayaan (Agama) Masyarakat Arab Sebelum Islam

Sebelum datangnya Islam di tanah Arab, masyarakat Arab berada pada kondisi kebodohan yang disebut dengan zaman jahiliyah. Kehidupan mereka secara umum tidak berlandaskan tuntunan agama yang besar. Hukum yang berlaku dalam masyarakat adalah hukum rimba. Siapapun yang kuat dialah yang menang.

Kedatangan Islam membawa cahaya yang menerangi kehidupan mereka. Islam mengajarkan kehidupan yang penuh kesalehan, toleransi, dan beradab. Bangsa Aarab selanjutnya mengalami masa keemasan dan menjadi bangsa besar dalam sejarah peradaban dunia.

Sebelum datangnya agama Islam di Arab, masyarakatnya menganut dua macam kepercayaan. Yang pertama adalah kepercayaan yang bersumber dari agama samawi atau tauhid, dan yang kedua adalah kepercayaan yang berdasarkan pada animisme dan dinamisme.

Agama samawi adalah agama yang diwahyukan Tuhan kepada para Rasul-Nya. Agama samawi yang dianut oleh masyarakat Arab adalah agama Yahudi dan agama Kristen yang dibawah oleh Nabi/Rasul sebelumnya.

1. Agama Yahudi

Agama Yahudi bersumber dari ajaran Nabi Musa dengan kitab suci yang bernama Taurat. Pemeluk agama Yahudi pada saat itu sudah menyimpang dari agama yang diajarkan nabi Musa, sehingga mereka disebut dengan ahlul kitab. Pada saat itu pemeluk agama Yahudi memercayai Uzair sebagai anak Tuhan. Padahal Nabi Musa mengajarkan bahwa Tuhan adalah Allah Yang Maha Esa. Selain itu, mereka tidak memercayai kenabian Nabi Isa.

2. Agama Kristen

Agama Kristen berasal dari ajaran Nabi Isa dengan kitab suci yang bernama Injil. Pemeluk agama Kristen pada waktu itu sudah menyimpang dari ajaran Nabi Isa. Mereka menyakini bahwa Nabi Isa adalah anak Tuhan, sehingga mereka juga menolak kedatangan Nabi Muhammad saw., padahal hal itu telah disebutkan dalam Injil. Tetapi ada sebagian orang yang mau mengakui kedatangan Nabi Muhammad, mereka adalah Zaid bin Naufal, Waraqah bin Naufal, Umayyah bin Abu Salf, dan Khalid bin Sinan.

3. Animisme dan Dinamisme

Selain dua agama samawi diatas, masyarakat Arab sebagian juga masih memeluk kepercayaan Animisme dan Dinamisme sebelum kedatangan Agama Islam. Animisme adalah kepercayaan terhadap kekuatan roh yang mendiami benda, seperti pohon, batu, dan sungai. sedangkan Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala benda memiliki kekuatan yang bisa memengaruhi kehidupan manusia.

Kepercayaan Animisme dan Dinamisme ini sudah ada yang berbentuk agama, Agama tersebut adalah agama Majusi dan Zoroaster. Selain mereka juga melakukan penyembahan kepada berhala atau benda-benda yang dikeramatkan.

Itulah sedikit informasi mengenai agama yang dianut oleh bangsa Arab sebelum datangnya agama Islam, Demikian artikel menganai sejarah agama Islam yang dapat saya bagikan dan semoga bermanfaat.
Advertisement

Baca Juga :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kepercayaan (Agama) Masyarakat Arab Sebelum Islam"

Post a Comment