Pengaruh Perkembangan Dunia Islam Terhadap Indonesia

Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin, agama yang terakhir yang diperuntukan untuk segala umat di seluruh penjuru dunia tanpa terkecuali. Islam menjadi agama sejak pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. hingga akhir zaman. Sebagai agama yang terakhir dan sempurna tentu Islam tetap relavan dengan segala perubahan Zaman. Tinggal seberapa dalam pengetahuan dan pemahaman agama pemeluknya sehingga mampu menerapkan ajaran-ajaran agama ditengah arus globalisasi dan modernisasi. Untuk pengaruhnya Islam Timur Tangah ke Indonesua cukup banyak sekali dampaknya, hal tersebut diperkuat dengan bukti adanya berbagai organisasi Islam di Indonesia dan pembaruan di negara-negara Timur Tengah tidak hanya tersebar di lingkungan mereka sendiri, tetapi juga meluas hingga ke Indonesia. Berikut ulasan mengenai pengaruh perkembangan dunia Islam terhadap Indonesia,-

1. Pengaruh Jamaluddin al-Afgani dan Muhammad Abdul Wahhab telah sampai kepada ulama-ulama Indonesia yang belajar di negara Timur Tangah, seperti Haji Miskin, Haji Pioabang, dan Haki Sumanik. Ketiga ulama tersebut kemudian menerapkan ajaran Jamaludin dan Abdul Whhab di Indonesia yang disebut dengan gerakan paderi. Gerakan ini bertujuan membersihkan Islam dari perbuatan-perbuatan bidah yang melekat di kalangan umat Islam Indonesia. Bisa dikatakan gerakan ini adalah gerakan tajdid di bidang akidah. Selain ketiga ulama Sumatra Barat tersebut masih banyak ulama Indonesia lain yang juga terinspirasi dari gerakan pembaruan di Timur Tengah dan negara Islam. Mereka adalah Syekh Haki Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka), Syekh Daud Rasyidi, Syekh Jamil Jambik, dan Kiai Haji Ahmad Dahlan (Pendiri Muhammadiyah)

2, Berdirinya organisasi keislaman dan kemasyarakatan yang berdasar keagamaan Islam. Organisasi-organisasi tersebut adalah sebagai berikut.

  • Jamiatul Kharir (1905 M) dengan lokasi di Jakarta yang bergerak dalam bidang pendidikan dan pengaderan generasi Islam.
  • Muhammadiyah (18 November 1912) yang didirikan di Yogyakarta oleh K.H. Ahmad Dahlan dengan tujuan untuk mengembalikan ajaran Islam sesuai dengan Alquran dan Hadis karena banyaknya ajaran Islam yang bersifat bidah dan takhayul.
  • Al-Irsyad (1914 M) di bawah pimpinan Ahmad Sukarti dan bertempat di Jakarta.
  • Persatuan Islam (Persis) di Bandung yang dipimpin oleh Ahmad Hasan. Al-Irsyad dan Persis memiliki bentuk gerakan yang hampir sama dengan Muhammadiyah.
  • Syarikat Dagang Islam (1911) dipimpin oleh Haji Samanhudi di Solo yang bergerak di bidang ekonomi dan keagamaan. Namun kemudian, ikut berubah menjadi PSII (Partai Serikat Islam Indonesia) pada tahun 1929.
  • Jamiatul Nahdatul Ulama (NU) yang didirikan oleh K.H Hasyim Asyari pada tanggal 13 Januari 1926 di Surabaya. NU pada awalnya didirikan sebagai wadah ulama Islam untuk kemajuan Islam, tetapi kemudian juga masuk ke dunia politik.
  • Matla'ul Anwar (1905) di Menes, Banten yang didirikan olej K.H.M. Yasin. Organisasi ini bersifat sosial keagamaan dan pendidikan.
  • Pergerakan Tarbiyah (Perti) di Sumatra Barat yang didirikan oleh Syekh Sulaiman ar-Rasuli pada tahun 1928. Tujuan didirikannya ini adalah untuk menghilangkan bidah dan takhayul yang berkembang serta untuk memajukan pendidikan.
  • Persatuan Muslim Indonesia (Permi) yang didirikan pada tanggal 22 Mei (1930) di Bukit Tinggi. Organisasi ini pada mulanya bersifat keagamaan, tetapi kemudian menjadi partai politik yang menuntut kemerdekaan Indonesia. Pemimpinya adalah Muchtar Lutfi.
  • Majelis Islam 'Ala Indonesia yang didirikan atas prakarsa K.H. Ahmad Dahlan dan K.H Mas Mansur pada tahun 1937. Pada mulanya organisasi ini tidak terlibat pada kegiatan politik, tetapi pada akhirnya terlibat pula dalam politik praktis yaitu dengan melakukan perlawanan terhadap penjajahan Belanda.

Dari berbagai organisasi Islam yang ada di Indonesia tersebut, dapat kita lihat bahwa organisasi-organisasi Islam bergerak dalam bidang kemajuan pendidikan dan untuk memajukan Islam, serta cita-cita untuk mencapai Indonesia merdeka sehingga banyak yang kemudian memasuki dunia politik agar dapat menyebarkan pemikiran-pemikiran Islam dengan lebih baik. Nah itulah sedikit penjelasan mengenai pengaruh perkembangan dunia Islam terhadap Indonesia, sekian dan semoga bermanfaat.

Advertisement

Baca Juga :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengaruh Perkembangan Dunia Islam Terhadap Indonesia"

Post a Comment