Pengertian Anekdot, Struktur, Kaidah dan Unsur Teks Anekdot

Struktur dan kaidah teks anekdot,- Apakah yang dimaksud dengan anekdot? Anekdot secara luas bisa diklasifikasikan sebagai sesuatu yang menggelikan (humor) dan sesuatu yang jenaka (wity). Anekdot yang mengelikan, menggelitik bagi hati atau perasaan, sedangkan anekdot yang jenaka menggugah bagi akal pikiran (Sir Ernest Gowers dalam J. Maurus, 2004: 1). Adapun menurut KBBI (2003: 40), Anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya berkisar pada orang-orang penting dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya.


Dari kedua definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu, menggelikan, jenaka, dan mengesankan. Biasanya berkisar pada orang-orang penting dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya.

Struktur Anekdot

Struktur atau susunan teks anekdot terdiri dari lima bagian, yaitu sebagai berikut.

1. Abstrak
Abstrak adalah bagian awal paragraf yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks.

2. Orientasi
Orientasi adalah bagian yang menunjukkan awal kejadian cerita atau latar belakang bagaimana peristiwa terjadi.

3. Crisis
Crisis adalah bagian dimana terjadi hal atau masalah yang unik atau tidak biasa yang terjadi pada diri penulis atau orang yang menceritakan.

4. Reaksi
Reaksi adalah bagian tentang bagaimana cara penulis atau orang yang ditulis menyelesaikan masalah yang timbul di bagian krisis.

5. Coda
Coda merupakan bagian akhir dari cerita unik tersebut. Bisa juga dengan memberi kesimpulan tentang kejadian yang dialami penulis atau orang yang diceritakan.

Kaidah Anekdot

Kaidah anekdot yakni (a) berupa lelucon ataupun cerita menggelitik dan (b) di dalamnya terkandung kebenaran tertentu yang bisa menjadi bahan pelajaran bagi khalayak.


Unsur Pembangun Teks Anekdot

Unsur-unsur pembangun teks anekdot tidak jauh berbeda dengan unsur-unsur pembangun fiksi, yaitu sebagai berikut.

1. Tema Cerita
Tema merupakan gagasan umum yang menjadi dasar pengembangan seluruh cerita.

2. Tokoh
Tokoh adalah para pelaku yang terdapat dalam cerita.

3. Latar
Latar dibedakan ke dalam tiga unsur pokok, yaitu sebagai berikut.
  • Latar tempat, mengacu pada lokasi terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam cerita.
  • Latar waktu, berhubungan dengan waktu terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam cerita.
  • Latar sosial, mengacu pada hal-hal yang berhubungan dengan status sosial tokoh yang diceritakan, serta perilaku sosial masyarakat di suatu tempat yang dijelaskan dalam cerita.

4. Sudut Pandang
Sudut pandang (point of view) merupakan teknik yang dipilih pencerita untuk mengemukakan gagasan dan ceritanya. Sudut pandang dalam cerita terdiri dari dua macam, yaitu persona (orang) pertama dan persona (orang) ketiga. Sudut pandang orang pertama terbagi atas aku sebagai tokoh utama dan aku sebagai tokoh tambahan, sedangkan sudut pandang orang ketiga dibagi menjadi pencerita serbatahu dan pencerita terbatas (pengamat).

5. Gaya Bahasa dan Nada
Bahasa dalam cerita berfungsi sebagai penyampai gagasan, sedangkan nada merupakan ekspresi pencerita.

Contoh Anekdot Singkat

   Homer Livingston, Ketua Asosiasi Bankir Amerika, ketika sedang berpidato di hadapan bankir-bankir yang jumlahnya cukup banyak, tiba-tiba pengeras suaranya mati. Ia mengeraskan suaranya, bertanya kepada seseorang yang berada di baris belakang apakah ia bisa mendengarnya.
   "Tidak!" kata orang itu. Setelah itu seseorang yang berada di baris depan bangkit berdiri.
   "Aku bisa, mendengarnya!" Ia berteriak ke arah orang yang berada di belakang. "Aku akan bertukar tempat denganmu!"

Nah begitulah sedikit penjelasan mengenai pengertia anekdot, struktur, kaidah dan unsur yang membangun
Advertisement

Baca Juga :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Anekdot, Struktur, Kaidah dan Unsur Teks Anekdot"

Post a Comment