Contoh Teks Editorial/Tajuk Rencana Berdasarkan Strukturnya

Editorial atau tajuk rencana adalah Sebuah karangan yang berisi mengenai kupasan masalah yang aktual atau yang baru saja terjadi dan masih menjadi pembicaraan yang hangat di masyarakat. Tajuk rencana adalah artikel pokok dalam surat kabar yang merupakan pandangan dari redaksi terhadap peristiwa yang sedang menjadi pembicaraan pada surat kabar yang diterbitkan. Dalam tajuk rencana biasanya diungkapkan adanya informasi atau masalah aktual, penegasan pentingnya masalah, opini redaksi terhadap masalah tersebut, kritik dan saran atas permasalahan, serta harapan redaksi akan peran serta pembaca.

Baca: Pengertian Teks Editoral/Opini, struktur dan kaidah kebahasaan


Dalam teks editorial atau tajuk rencana terdapat tiga struktur, yaitu peryataan pendapat,argumentasi dan pernyataan ulang pendapat, dan masing-masing struktur tersebut memiliki contoh teks yang berbeda-beda. Untuk itu berikut merupakan teks editorial atau tajuk rencana yang sudah di klasifikasikan berdasarkan strukturnya.

Pernyataan pendapat:
Sebagai konsekuensi dari pembatasan penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi, kelangkaan solar, dan premium mulai dirasakan di sejumlah daerah. Belum jelas tindakan apa yang akan ditempuh pemerintah agar kelangkaan yang kian meluas ini tak sampai memunculkan keresahan dan gejolak di masyarakat. Yng pasti, tidak bisa dengan dalih kuota tak boleh di langgar, barang yang begitu vital bagi masyarakat dibiarkan menghilang dari pasaran.

Argumentasi:
Tanggung jawab pemerintah untuk menjamin BBM tetap ada di pasar. Kita juga mempertanyakan pernyataan pihak Pertamina yang menyebutkan, karena pembatasan dilakukan dalam rangka mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi agar tak melebihi kuota, ada kemungkinan kondisi ini diperkirakan  berlangsung hingga akhir tahun. Kita memahami Pertamina dihadapkan pada dilema pelik menjaga BBM bersubdi agar cukup hingga Desember 2014. Sebagai bagian upaya dari menekan defisit APBN, kuota BBM bersubsidi dipangkas dari 48 juta kl menjadi 46 juta kl pada APBN Perubahan 2014. Untuk penyaluran BBM bersubsidi di atas angka itu, pemerintah tak akan membayarkan subsudinya kepada Pertamina. Maka yang coba dilakukan Pertamina adalah membatasi penyaluran BBM bersubsidi secara prorata dengan menetapkan kuota harian dan mengurangi jatah SPBU.

Persoalannya, dampak yang diakibatkan oleh pembatasan ini dirasakan bukan hanya oleh pihak pemilik kendaraan pribadi. Warga kesulitan mendapatkan BBM. Aktivitas ekonomi, termasuk distribusi logistik, juga lumpuh atau terganggu. Petani dan nelayan kecil yang perlu solar serta premium untuk irigasi dan melaut juga terkena imbasnya. Di sejumlah daerah, kelangkaan bahkan bukan hanya terjadi pada BBM bersubsidi, melainkan juga nonsubsidi. Artinya, langkah pembatasan kembali membebani secara tak adil pada masyarakat kecil yang bukan hanya dihadapkan pada kenaikan BBM, melainkan juga kelangkaan. Aktifitas ekonomi, temasuk distribusi logistik, juga lumpuh atau terganggu, Petani dan nelayan kecil yang perlu solar serta premium untuk irigasi dan melaut juga terkena imbasnya.

Pernyataan ulang pendapat:
Pengalaman selama ini, pembatasan yang mekanismenya tak disiapkan dengan baik hanya memunculkan persoalan baru. Akrobat pemerintah dengan subsidi energi mencapai Rp300 triliun lebih tahun 2014 dan diperkirakan Rp500 triliun tahun 2015 tak semestinya terjadi seandanya pemerintah dari awal tak menunda menempuh langkah berani untuk memangkas ke depanm opsi pembatasan saja tak cukup. Bangsa kita harus disadarkan, era minyak murah telah lama berlalu dan kita tak mau terus tersandera subsidi.

Nah itulah klasifikasi tiga struktur dari teks editorial atau tajuk rencana, demikian artikel yang dapat saya bagikan dan semoga bermanfaat.

Advertisement

Baca Juga :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Contoh Teks Editorial/Tajuk Rencana Berdasarkan Strukturnya"

Post a Comment