Mekanisme Pembagian Kekuasaan yang dilaksanakan di Indonesia

Mekanisme Pembagian Kekuasaan yang dilaksanakan di Indonesia

Jelaskan Mekanisme Pembagian Kekuasaan yang dilaksanakan di Indonesia! Pembagian kekuasaan juga disebut dengan istilah trias politica adalah sebuah ide bahwa sebuah pemerintahan berdaulat harus dipisahkan antara dua atau lebih kesatuan kuat yang bebas, mencegah satu orang atau kelompok mendapatkan kuasa yang terlalu banyak.

Dengan adanya pembagian kekuasaan yang ada di Indonesia, pemerintah pusat diwakilkan kekuasaannya kepada pemerintah daerah untuk berdaulat di setiap daerahnya masing-masing yang telah ditentukan, dan itu memudahkan dalam kekuasaan pemerintahan, karena pemerintah pusat tidak harus memantau ke setiap daerah secara pribadi.

Baca juga: Kekuasaan Pemerintah Pusat Menurut UUD 1945

Pembagian kekuasaan adalah sebuah ide bahwa sebuah pemerintahan berdaulat harus di pisahkan antara dua atau lebih kesatuan kuat yang bebas.


Jelaskan mekanisme pembagian kekuasaan yang dilaksanakan di indonesia?

Mekanisme pembagian kekuasaan di Indonesia sudah diatur sepenuhnya di dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Penerapan pembagian kekuasaan di Indonesia terdiri dari dua pembagian, yaitu pembagian kekuasaan secara horizontal dan pembagian kekuasaan secara vertikal.

#Pembagian Kekuasaan Secara Horizontal
Pembagian kekuasaan secara horizontal adalah pembagian kekuasaan berdasarkan fungsi lembaga-lembaga tertentu. Pembagian kekuasaan secara horizontal terbagi menjadi 6 lembaga, yudikatif, legislatif, eksekutif, konstitutif, eksamanitif/inpensif, dan kekuasaan moneter. Berikut masing-masing penjelasanya.
  1. Kekuasaan Eksekutif, yaitu kekuasaan untuk menjalankan UU dan presiden menjadi pemegang kekuasaan pemerintahan.
  2. Kekuasaan Legislatif, yaitu kekuasaan untuk membentuk UUD, pemegang kekuasaan ini adalah DPR.
  3. Kekuasaan Yudikatif, yaitu kekuasaan yang menegakkan hukum dan keadilan. Pemegang kekuasaan ini adalah MA dan MK.
  4. Kekuasaan Konstitutif, yaitu kekuasaan yang mengubah dan menetapkan UUD. Pemegang kekuasaan ini adalah MPR.
  5. Kekuasaan Eksaminatif atau Inspensif, yaitu menjalin kekuasaan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemeriksaan ataus pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Pemegang kekuasaan ini adalah BPK.
  6. Kekuasaan Moneter, yaitu kekuasaan menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Pemegang kekuasaan ini adalah Bank Indonesia.

Kekuasaan dibagi berdasarkan 3 bidang yaitu, eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk menghindari pemerintahan yg otoriter

#Pembagian Kekuasaan Secara Vertikal
Pembagian kekuasaan secara vertikal adalah pembagian kekuasaan menurut tingkatan pemerintahannya.

Di dalam UUD 1945 pasal 18 ayat (1) dijelaskan bahwa "Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota, yang tiap-tiap provinsi, kabupaten, dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah, yang diatur dengan Undang-Undang"

Kekuasaan vertikal adalah kekuasaan yang dibagi secara teritorial ataupun tingkatannya, contohnya: pembagian kekuasaan antara pemerintah pusat dan daerah. Pembagian kekuasaan secara vertikal dilakukan berdasarkan tingkatan, yaitu pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa.

Nah, itulah pembagian mekanisme kekuasaan yang dilaksanakan di Indonesia berdasarkan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai pembagian kekuasan di Indonesia dan semoga bermanfaat.

Read More
Pengertian Kesegaran Jasmani Secara Umum dan Menurut Para Ahli

Pengertian Kesegaran Jasmani Secara Umum dan Menurut Para Ahli

Pengertian Kesegaran Jasmani - Dalam materi pelajaran penjaskes di sekolah pastinya akan diajarkan materi mengenai kesegaran jasmani dan kebugaran jasmani. Materi tersebut sama-sama mengajakan bagaimana agar tubuh menjadi sehat dan bugar, serta manfaat kebugaran/kesegaran jasmani bagi tubuh dalam kehidupan sehari-hari.

Walaupun memiliki pengertian atau definisi yang hampir sama, namun nyatanya memiliki makna yang berbeda. kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh seseorang untuk menyesuaikan diri terhadap pembebanan fisik yang diberikan. Sedangkan kesegaran jasmani adalah kemampuan tubuh seseorang dalam menjalankan tugasnya sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berlebih.

Baca: 5 Contoh Bentuk Tes Kebugaran Jasmani

Mungkin banyak yang sudah tahu mengenai kebugaran jasmani, namun masih belum mengerti apa itu kesegaran jasmani. Walaupun terlihat sama namun memiliki beda pengertian. Berikut pengertian lengkap mengenai kesegaran jasmani mulai dari pengertian secara umum, menurut para ahli, dan lainnya.


Pengertian Kesegaran Jasmani Secara Umum

Kesegaran Jasmani adalah kemampuan seseorang dalam menunaikan tugasnya sehari-hari dengan mudah dan gampang tanpa adanya kelelahan yang berlebih, serta masih memiliki sisa cadangan tenaga untuk menikmati waktu sengangnya dan untuk keperluan mendadak lainnya.

Pengertian Kesegaran Jasmani Menurut KBBI

Kesegaran Jasmani menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), terdiri dari dua kata, yaitu Kesegaran yang berarti Keadaan segar, kenyamanan dan kesehatan. Sedangkan jasmani berarti tubuh atau badan yang sedang mengembangkan kekuatan jasmani. Jadi kebugaran jasmani adalah keadaan tubuh yang segar, sehat, dan nyaman dalam melakukan tugas sehari-hari tanpa merasalan kelelahan yang berlebih.

Pengertian Kesegaran Jasmani  Menurut Para Ahli

Berikut pengertian kesegaran jasmani menurut beberapa ahli:

1. Sadoso Sumosardjuno
Kesegaran Jasmani adalah kemampuan seseorang untuk menunaikan tugasnya sehari-hari dengan gampang, tanpa merasa lelah yang berlebihan, serta masih mempunyai sisa atau cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan-keperluan mendadak. (Sadoso Sumosardjuno, 1989 : 9)

2. Agus Mukhlolid
Kesegaran Jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan kerja atau aktivitas, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berarti atau berlebihan. (Agus Mukhlolid, M.Pd, 2004 : 3)

3. Sumosardjuno dan Giri Widjojo
Kesegaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk menyesuaikan fungsi alat-alat tubuh dalam batas fisiologi terhadap keadaan lingkungan atau kerja fisik secara efisien tanpa lelah berlebihan. (Suratman, 1975)

4. Dangsina Moelak
Kesegaran jasmani adalah kesanggupan dan kemauan tubuh melakukan penyesuaian adaptasi terhadap fisik yang diberikan kepadanya tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti (Dangsina Moelak, 1984 : 2)

5. Ichsan
Kesegaran jasmani merupakan kemampuan seseorang untuk melaksanakan tugas sehari-hari dengan kesungguhan dan tnggung jawab, tanpa memiliki rasa lelah dan penuh semangat untuk menikmati penggunaan waktu luang dan menghadapi kemungkinan berbagai bahaya dimasa yang akan datang (Ichsan, 1988).

Pengertian Lainnya Mengenai Kebugaran Jasmani

Kesegaran jasmani adalah suatu aspek fisik dari kesegaran menyeluruh (total fitness) yang memberi kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan pada tiap pembebanan atau stres fisik yang layak.

Baca juga: Unsur-Unsur Kebugaran Jasmani dan Contohnya

Jadi dapat disimpulkan bahwa kesegaran jasmani adalah sebagai kemampuan untuk menunaikan tugas dengan baik walaupun dalam keadaan sukar, dimana orang yang kesegaran jasmaninya kurang, tidak akan dapat melakukannya.

Nah, itulah pengertian mengenai kesegaran jasmani yang bisa Anda kutip salah satu atau semuanya. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai kesegaran jasmani dan semoga bermanfaat untuk Anda.
Read More
Batas Wilayah ASEAN Berdasarkan Letak Geografisnya

Batas Wilayah ASEAN Berdasarkan Letak Geografisnya

Sebutkan Batas wilayah asean berdasarkan letak geografisnya! ASEAN atau kepanjangan dari Association of Southeast Asian Nations adalah sebuah organisasi bangsa atau negara di kawasan Asia Tenggara yang dibentuk guna menjalin kerjasama antarnegara, terutama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pengembangan budaya bagi negara anggotanya, kemajuan sosial, meningkatkan persahabatan dan memajukan perdamaian, dan juga meningkatkan stabulutas di tingkat regional.

Sejarah Singkat Berdirinya ASEAN

ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) atau dalam bahasa Indonesia disingkat dengan PERBARA (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) didirikan di Bangkok, Thailand pada tanggal 8 Agustus 1967 oleh 5  Negara yaitu Indonesia, Malaysia, Thailnd, Filipina dan Singapura melalui Deklarasi Bangkok.


ASEAN ini merupakan sebuah organisasi geo-politik dan ekonomi dari negara yang berada di kawasan Asia Tenggara. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara anggotanya, serta memajukan perdamaian di tingkat Regional.

ASEAN mendapatkan anggota baru pada tangal 7 Januari 1984, diantaranya Brunai Darussalam, kemudian disusul oleh Vietnam sebagai anggota baru ASEAN yang ketujuh pada tanggal 28 Juli 1995 dan hingga saat ini, ASEAN telah memiliki anggota di semua negara di kawasan Asia Tenggara kecuali Timor Leste dan Papua Nugini.

Tujuan Dibentuknya ASEAN

Tujuan dibentuknya ASEAN tercantum dalam naskah Deklarasi Bangkok, antara lain adalah sebagai berikut.

Mempercepat pertunbuhan ekonomi, kemajuan sosial, serta pengembangan kebudayaan di kawasan  ASEAN melalui usaha bersama dalam semangat dan persahabatan untuk memperkukuh landasan sebuah masyarakat bangsa-bangsa Asia Tenggara yang sejahtera dan damai.

Meningkatkan perdamaian dan stabilitas ekonomi regional dengan jalan menghormati keadilan dan ketertiban hukum di dalam negara-negara di kawasan ASEAN. Selain itu, juga harus mematuhi prinsip-prinsip Piagam PBB.

Meningkatkan kerja sama yang aktif serta saling membantu satu dengan yang lain di dalam menangani masalah kepentingan bersama yang menyangkut berbagai bidang. Misalnya, di bidang ekonomi, sosial, kebudayaan, teknik, ilmu pengatahuan, dan administrasi.

Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana pelatihan dan penelitian dalam bidang pendidikan, profesional, teknik dan administrasi. Meningkatkan kerja sama yang lebih aktif dalam meningkatkan penggunaan pertania serta industri, perluasan perdagangan komoditas internasional, perbaikan sarana pengangkutan dan komunikasi, serta peningkatan taraf hidup mereka.

Memelihara kerja sama yang lebih erat dan bergabung dengan organisasi internasional dan regional lainnya untuk menjajaki segala kemungkinan saling bekerja sama secara lebih erat antara mereka sendiri.

Batas Wilayah ASEAN Berdasarkan Letak Geografisnya

Berikut batas wilayah ASEAN berdasarkan tata letak geografisnya:

  • Batas bagian utara: ASEAN berbatasan dengan Laut China Timur dan Negara China
  • Batas bagian selatan: ASEAN berbatasan dengan Samudera Hindia dan Benua Australia
  • Batas bagian timur: ASEAN berbatasan dengan Papua Nueva Guinea dan Samdera Pasifik
  • Batas bagian barat: ASEAN berbatasan dengan Laut Andaman, India, Bangladesh, Samudera Hindia, dan Teluk Bengala

Nah, itulah sedikit sejarah mengenai ASEAN, dtujuan didirikannya ASEAN dan juga batas wilayah ASEAN berdasarkan letak Geografisnya. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai informasi ASEAN dan semoga bermanfaat. Baca juga: batas wilayah Indonesia secara Geografis dan Astronomis

Read More
Apa Fungsi Fakta Dalam Teks Eksplanasi?

Apa Fungsi Fakta Dalam Teks Eksplanasi?

Apa Fungsi Fakta Dalam Teks Eksplanasi? Dalam materi pelajaran bahasa Indonesia, terutama dalam kurikulum 2013 akan banyak diajarkan berbagai materi pelajaran baru atau materi yang tingkatannya lebih baik dari kurikulum sebelumnya. Salah satu materi bahasa  Indonesia yang cukup banyak dibahas terutama dalam jenjang SMA/SMK/MA adalah Teks Eksplanasi. Lalu apa yang dimaksud dengan teks eksplanasi dan juga apa fungsi fakta dalam teks eksplanasi? Berikut informasi dan jawabannya!

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi adalah sebuah teks yang berisi tentang proses "mengapa & bagaimana" suatu peristiwa atau kejadian alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan lainnya bisa terjadi. Semua peristiwa, baik peristiwa alam ataupun sosial yang terjadi disekitar kita selalu mempunyai apa yang namanya hubungan sebab-akibat dan juga memiliki proses.

Suatu kejadian yang terjadi di sekitar kita, baik kejadikan alam ataupun sosial seharusnya tidak hanya kita amati dan rasakan saja, tetapi juga harus kita pelajari dan digunakan sebagai pembelajaran. Kita dapat belajar dari kejadian tersebut, misalnya mengapa kejadian tersebut bisa terjadi dan bagaimana bisa terjadi kejadian seperti itu.


Tujuan dibuatnya teks eksplanasi adalah untuk menjelaskan suatu proses dari terciptanya suatu fenomena atau peristiwa baik yang terjadi secara alamiah maupun fenomena sosial yang ada campur tangan manusia.

Baca juga: TEKS EKSPLANASI (Pengertian, Tujuan, Struktur, Kaidah, Ciri, Contoh)

Apa Fungsi Fakta Dalam Teks Eksplanasi?

Fungsi fakta dalam teks eksplanasi adalah untuk menjelaskan mengenai sebab dan akibat dari sebuah peristiwa atau fenomena alam/sosial yang terjadi, dan untuk memberikan sebuah contoh guna memudahkan pembaca memahami sebuah teks eksplanasi.

Jadi, fungsi dari fakta teks eksplanasi menjelaskan bagaimana proses sebab dan akibat bisa terjadi dalam suatu fenomena atau peristiwa, baik itu secara alami atau akibat dari campur tangan manusia. Hal tersebut bertujuan untuk memberi conttoh serta memudahkan pembaca dalam memahami sebuah teks, sekaligus untuk alasan otentitas sebuah penjelasan.

Selain itu paparan fakta yang ada juga bisa menambah kualitas tulisan dan bahkan teks yang bersangkutan bisa dijadikan sebuah referensi bagi artikel dengan yama yang masih berhubungan dengan topik yang diangkat dalam sebuah teks eksplanasi tersebut.

Nah, itulah pengertian mengenai teks eksplanasi dan juga fungsi fakta dalam teks eksplanasi. Jawaban tersebut saya kutip dari situs Brainly.co.id yang sudah terbukti kebenarannya. Demikian artikel yang dapat saya bagikan dan semoga bermanfaat.

Read More
Struktur Teks Cerita Sejarah Beserta Contohnya

Struktur Teks Cerita Sejarah Beserta Contohnya

Stuktur teks cerita sejarah - Teks cerita sejarah adalah sebuah teks yang di dalamnya menjelaskan dan menceritakan tentang fakta kejadian masa lalu yang menjadi asal-usul atau latar belakang terjadinya sesuatu hal atau peristiwa yang memiliki nilai di masa lalu dan/atau masa sekarang, bisa bersifat naratif atau deskriftif.

Seperti halnya teks lainnya, teks cerita sejarah juga mempunyai ciri-ciri. Ciri dari teks cerita sejarah diantaranya adalah disajikan secara kronologis sesuai urutan cerita/kejadian, bentuk teks dari ceritanya ulang (recount), sering menggunakan konjungsi temporal, dan isinya berupa fakta. Selain mempunyai ciri kebahasaan, teks cerita sejarah juga mempunyai struktur yang membangun.

Struktur teks adalah hubungan antara unsur-unsur yang membentuk teks sebagai satu kesatuan. Sehingga urutan dari suatu teks tersebut menjadi benar, dan  susunan suatu teksnya saling berhubungan satu sama lain dan agar teks tersebut tersusun secara sistematis.


Lalu apa saja struktur yang membangun teks cerita sejarah, berikut informasinya beserta contohnya.

1. Orientasi

Orientasi adalah bagian pengenalan berisi informasi pembuka mengenai peristiwa atau kejadian sejarah yang akan diceritakan.

Contoh:
Orde Baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden Soeharto di Indonesia. Orde Baru menggantikan Orde Lama yang merujuk kepada era pemerintahan Soekarno. Orde Baru hadir dengan semangat "koreksi total" atas penyimpangan yang dilakukan oleh Soekarno pada masa Orde Lama. Di balik masa kejayaan Orde Baru, ada banyak masalah terkait Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

2. Urutan Peristiwa 

Urutan peristiwa adalah rekaman peristiwa sejarah yang terjadi, yang biasanya disampaikan dalam urutan kronologis.

Contoh:
Korupsi besar yang pertama terjadi pada tahun 1970-an ketika Pertamina dipegang Ibu Sutowo. Praktik korupsi menggurita hingga kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) pada tahun 1998. Rasa ketidakadilan mencuat ketika kroni-kroni Soeharto yang diduga bermasalah menduduki jabatan menteri Kabinet Pembangunan VII. Kasus-kasus korupsi tidak pernah mendapat penyelesaian hukum secara adil.

Pembangunan Indonesia berorientasi pada pertumbuhan ekonomi sehingga menyebabkan ketidakadilan dan kesenjangan sosial. Bahkan, antara pusat dan daerah terjadi kesenjangan pembangunan karena sebagian besar kekayaan daerah disedot ke pusat. Akhirnya, muncul rasa tidak puas di berbagai daerah, seperti Aceh dan Papua. Di luar Jawa terjadi kecemburuan sosial antara penduduk lokal dengan pendatang (transmigran) yang memperoleh tunjangan pemerintah. Penghasilan yang tidak merata semakin memperparah kesenjangan sosial.

Pemerintah mengedepankan pendekatan keamanan dalam bidang sosial dan politik. Pemerintah melarang kritik dan demonstrasi. Oposisi diharamka rezim Orde Baru. Kebebasan pers dibatasi dan diwarnai pemberedelan koran maupun majalah. Guna menjaga keamanan atau mengatasi kelompok separatis, pemerintah memakai kekerasan bersenjata. Misalnya program "Penembakan Misterius" (Petrus) atau Daerah Operasi Militer (DOM). Kelemahan tersebut mencapai puncak pada tahun 1997-1998, dan ditahun tersebut terdapat berbagai krisis di berbagai bidang seperti krisis politik, hukum, ekonomi dan kepercayaan.

3. Reorientasi

Reorientasi adalah bagian akhir cerita yang berisi komentar pribadi penulis tentang peristiwa atau kejadian sejarah yang diceritakan. Bagian ini merupakan tahapan yang bersifat pilihan, artinya boleh saja bagian ini tidak disajikan oleh penulis teks cerita sejarah.

Contoh:
Di Balik kesuksesan pembangunan di depan, Orde Baru menyimpan beberapa kelemahan. Selama masa pemerintahan Soeharto, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) tumbuh subur di Indonesia. Hingga pada akhir tahun 1980 dan 1990 pembangunan ekonomi berubah menjadi sistem mercusuar dan panglima. Akibatnya, kesenjangan ekonomi terjadi antara pusat dan daerah serta KKN semakin merajalela di tubuh pemerintahan.

Sejak Order baru digantikan dengan demokrasi era reformasi yang berlangsung dari 1998 sampai saat ini, kebebasan masyarakat dalam menggunakan haknya menjadi lebih terbuka dan meluas. Masyarakat semakin kritis dalam melakukan pengawasan terhadap pemerintah, jadi yang paling baik dan stabil adalah pada era reformasi.

Catatan: Judul dari contoh teks cerita sejarah diatas adalah "Berakhirnya Orde Baru dan Lahirnya Reformasi".

Nah, itulah sedikit pengertian mengenai struktur cerita sejarah dan beserta contohnya. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai bagian struktur dalam cerita sejarah dan smeoga bermanfaat untuk Anda.
Read More
Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan Karakter

Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan Karakter

Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan - Apa itu teks eksposisi? Teks Eksposisi adalah sebuah teks paragraf atau karangan yang didalamnya terkandung sejumlah informasi dan pengetahuan yang disajikan secara singkat, padat, dan akurat dengan tujuan untuk memaparkan atau menjelaskan informasi-informasi tertentu sehingga para pembaca bisa mengerti maksud yang disampaikan pada teks ekeposisi tersebut, dan juga bisa menambah pengetahuan bagi para pembaca.

Teks eksposisi sendiri juga mempunyai ciri-ciri tersendiri, ciri-cirinya diantaranya adalah menjelaskan informasi-informasi pengetahuan, penyampaian dalam kata/kalimat sangat luhas dan menggunakan bahasa yang baku. Di dalam teks eksposisi tidak terdapat kalimat yang bersifat tidak memihak, artinya tidak memaksakan kemauan penulis terhadap pembaca. Sedangkan ciri lainnya adalah isinya berdasarkan fakta atau sudah terbukti kebenarannya.

Teks eksposisi juga mempunyai struktur yang membangun di dalamnya diantaranya adalaha Tesis (pertanyaan pendapat) yatu gagasan utama mengenai sebuah permasalahan yang berdasarkan fakta. Kedua, argumentasi yaitu penjelasan lebih dalam mengenai pertanyaan pendapat (tesis) yang sudah diyakini kebenarannya berdasarkan fakta-fakta yang ada. Ketiga, penegasan ulang pendapat, yaitu penguatan kembali atas pendapat yang sudah ditunjang oleh fakta-fakta yang ada dalam bagian argumentasi sebelumnya.


Contoh Teks Eksposisi Tentang Pendidikan

Banyak sekali contoh mengenai teks eksposisi yang bisa dicari, diantaranya adalah contoh teks eksposisi tentang pendidikan, lingkungan, definisi, berita dan lain sebagainya yang berdasarkan fakta. Nah, berikut ini adalah salah satu contoh teks eksposisi mengenai pendidikan karakter. Berikut contohnya!


Pentingnya Budaya Membaca

Membaca adalah salah satu cara untuk mendapatkan informasi selain dengan mendengarkan dan melihat. Informasi yang didapatkan adalah informasi tertulis. Membaca perlu ditekankan kepada setiap individu sejak dini karena informasi yang paling mudah untuk kita peroleh adalah melalui bacaan, baik koran, majalah, tabloid, maupun buku-buku.

Orang yang menerapkan budaya membaca dalam hidupnya akan dipenuhi oleh informasi yang mutakhir dan ilmu pengetahuan. Minimnya budaya membaca di kalangan remaja Indonesia perlu diperhatikan. Problema tersebut tidak bisa kita anggap remeh karena besarnya rasa cinta membaca sama dengan kemajuan. Artinya, suatu tingkatan minat baca seseorang menentukan tingkat kualitas serta wawasannya. Kebiasaan membaca perlu ditingkatkan, terutama kepada para remaja Indonesia. Dalam proses belajar mengajar, mustahil berhasil tanpa adanya "membaca".

Suatu asumsi menyatakan, budaya membaca lebih penting daripada sekolah dalam tujuan mencapai kesuksesan. Suka membaca tanpa bersekolah masih berpeluang dalam mencapai kesuksesan, karena membaca membuat pola pikir kita luas dan tajam. Membaca dapat meningkatkan tingkat kreativitas kita dalam bekerja atau menciptakan lapangan kerja guna mencapai kesuksesan. Jika tidak suka membaca, tetapi bersekolah, peluang untuk mencapai kesuksesan lebih kecil.

Banyak lulusan kuliah yang menjadi seorang pengangguran karena minat bacanya pasti kurang. Oleh sebab itu, membaca sangatlah penting bagi semua umur. Dari umur ketika kita mulai bisa membaca, sampai kita tua pun kita haruslah terus menerapkan budaya membaca.

Budaya membaca sangatbermanfaat untuk memperdalam ilmu pengetahuan, baik dari sekolah maupun luar sekolah karena kita hanya dapat 25% dari sekolah dan sisanya 75% itu kita peroleh sendiri. Dengan membudayakan membaca sejak dini, kita mengetahui dunia di luar rumah tanpa harus keluar dari rumah.

Membaca dipandang sebagai suatu kegiatan yang amat strategis dan mendasar dalam perkembangan kepribadian/psikologis pada setiap diri manusia. Kenyataan ini dapat dilihat dari kebiasaan seseorang, bahwa apa yang dibaca akan berpengaruh terhadap pola pikir dan perilakunya pada kehidupan sehari-hari.

Membaca juga merupakan kegiatan pembelajaran memadukan ide-ide guna menyusun konsep dan membandingkan pengetahuan baru dengan pengetahuan sebelumnya. Implementasi dari penyerapan proses membaca buku dapat dilihat hasilnya pada kecerdasan melakukan proses analisis dan pelaksanaannya pada olah keterampilan yang dimiliki. Orang yang menerapkan budata membaca mempunyai logika yang lebih besar dan proses analisis yang lebih besar dibandingkan orang yang jarang membaca.

Permasalahan di sini adalah rakyat di negara kita kebanyakan malas membaca, karena menurut mereka informasi lebih mudah didapatkan dan diproses dengan cara menonton. Jika dibandingkan dengan bangsa lain di negara maju, kita masih tertinggal jauh. Mereka selalu menyempatkan waktu dalam sehari untuk membaca. Oleh karena itu, membaca tidak hanya membantu kita secara individual, membaca juga dapat membantu memajukan negara kita.

Nah, itulah salah satu contoh teks eksposisi tentang pendidikan, terutama dalam pendidikan karakter yang tentunya bisa Anda kutip. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai contoh teks eksposisi dan semoga bermanfaat. Silahkan baca contoh teks eksposisi lainya mengenai pendidikan, ilustrasi dan analisis.
Read More
Jelaskan! 3 Akibat Pelanggaran Terhadap Norma Bagi Masyarakat

Jelaskan! 3 Akibat Pelanggaran Terhadap Norma Bagi Masyarakat

Norma merupakan pedoman, kaidah,acuan dalam berperilaku dan berinteraksi  antar manusia dalam suatu kelompok masyarakat. Tanpa adanya norma maka kehidupan di masyarakat akan berjalan tidak seimbang dan tidak baik. Itulah sebabnya tidak mengherankan jika ada pula muncul pertanyaan jelaskan 3 akibat pelanggaran norma terhadap masyarakat.

Secara etimologi, Norma merupakan kata yang berasal dari bahasa Belanda dari kata "Norm" yang memiliki makna patokan, pedoman atau kaidah. Namun secara bahasa latin, norma berasal dari kata "Mos" yang berarti kebiasaan, adat istiadat atau tata kelakuan.

Nah untuk lebih jelasnya mengenai pengertian norma, berikut ini adalah pengertian norma menurut para ahli.

Pengertian Norma Menurut Para Ahli

Robert Mz Lawang, norma adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan baik dan pantas sehingga sejumlah anggapan yang baik dan perlu dihargai sebagaimana mestinya.

Soerjono Soekarno, pengertian norma adalah suatu perangkat aturan agar hubungan antar manusia di dalam masyarakat terjalin dengan baik.

Craig Calhoun, pengertian norma adalah pedoman atau aturan yang menyatakan mengenai bagaimana seseorang supaya bertindak dalam situasi-situasi tertentu.

Fungsi Norma

Berdasarkan berbagai pengertian di atas, secara umum norma memiliki fungsi sebagai pedoman bagi anggota masyarakat dalam berinteraksi dan bertingkah laku satu dengan yang lain di tengah masyarakat. Tidak hanya itu fungsi norma antara lain  adalah sebagai berikut:
  1. Sebagai pedoman dan aturan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat
  2. Menciptakan stabilitas dan keteraturan di dalam masyarakat
  3. Menjadi dasar dalam pemberian sanksi kepada anggota masyarakat
  4. Sebagai jalan untuk bisa mencapai tujuan bersama di dalam suatu masyarakat.

Nah apabila ada yang melakukan pelanggaran tentunya akan memiliki dampak atas pelanggaran tersebut. Jika anda penasaran dan bertanya untuk meminta jelaskan 3 akibat pelanggaran norma terhadap masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut:


3 Akibat Pelanggaran Norma Terhadap Masyarakat

Berikut penjelasan mengenai akibat jika melakukan pelanggaran terjadap norma dalam masyarakat:

1.Dikucilkan Masyarakat
Salah satu jawaban dari pertanyaan jelaskan 3 akibat pelanggaran norma terhadap masyarakat adalah dikucilkan masyarakat. Setiap norma memiliki keharusan untuk dilakukan dan akan memiliki sanksi yang didapatkan saat melakukan pelanggaran norma tersebut.

Sebenarnya pengucilan ini tidak dilakukan secara struktural akan tetapi dengan sendirinya masyarakat akan menjauhi bagi orang yang telah melanggar norma-norma yang telah disepakati di masyarakat. Hal ini merupakan sanksi psikis. Dan hal ini merupakan salah satu sanksi yang cukup berat. Sehingga dapat menyebabkan depresi atau stress bagi seseorang yang menerima sanksi tersebut.

2. Mendapat Hujatan dan Hinaan Dari Masyarakat
Selain dijauhi oleh masyarakat, orang yang melanggar norma di masyarakat biasanya juga akan mendapatkan sanksi berupa hujatan dan hinaan dari masyarakat atas perbuatannya tersebut.
Hujatan dan hinaan yang dilakukan secara terus menerus akan membuat seseorang terganggu mentalnya. Hingga membuat orang menjadi stress atau bahkan gila. Sesungguhnya sanksi yang diberikan oleh masyarakat akan berdampak besar bagi kehidupan Anda.

Oleh karenanya, sebaiknya lakukan perbuatan sesuai dengan norma yang berlaku. Hidup bermasyarakat harus saling menghormati satu sama lain termasuk patuh terhadap norma yang diajarkan baik norma sosial, agama hukum dan lain sebagainya. Jika tidak maka hidup anda akan sengsara.

3. Mendapat Hukuman Fisik atau Melakukan Pembayaran Denda
Dalam sebuah masyarakat, masing-masing memiliki aturan atau norma yang dipatuhi dan disepakati secara bersama di masyarakat. Apabila seseorang melanggar norma tersebut maka sesuai konsekuensi akan menerima sanksi.

Bisa jadi sanksi tersebut berupa hukuman fisik atau membayar denda. Misalnya untuk masyarakat Aceh yang memiliki aturan bahwa wanita yang keluar harus mengenakan pakaian muslimah. Apabila tidak maka dikenakan hukuman cambuk, dan lain sebagainya.

Selain mempermalukan diri sendiri di tengah masyarakat melanggar norma juga dapat merugikan secara psikis dan fisik. Fisik sakit menerima pukulan dari masyarakat. Psikis menjadi stress karena penuh dengan hujatan dan hinaan dari masyarakat.

Tidak hanya itu, apabila Anda melakukan pelanggaran norma hukum maka ada pula sanksi berupa membayar denda yang jumlahnya tidak sedikit. Jika Anda memiliki uang tidaklah masalah. Yang jadi masalah adalah ketika Anda tidak mampu membayar denda tersebut. Maka akan menimbulkan beban terhadap keluarga Anda.

Nah Bagaimana menurut Anda? Apakah berniat melanggar norma jika jawaban atas pertanyaan jelaskan 3 akibat pelanggaran norma terhadap masyarakat demikian? Malnggar norma yang berlaku di dalam suatu masyarakat merupakan bentuk kerugian yang sangat sia-sia. Pasalnya sanksi yang diterima tidak hanya berlaku kepada Anda sendiri namun bisa ditanggung oleh keluarga Anda yang tidak tahu apa-apa.

Read More